April 27, 2018 Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Mengapa sel ini melakukan bunuh diri massal?

Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Tentu kita mengetahui awal mula terjadinya manusia, dimana pertemuan sperma dan sel telur bertemu, kemudian membentuk sel tunggal yang disebut zigot.

Dalam kondisi demikian, tanpa adanya perencanaan khusus, sel-sel yang akan membentuk janin dalam rahim, akan memiliki bentuk yang sama. Apabila itu terjadi, maka yang akhirnya muncul bukanlah wujud manusia, melainkan gumpalan daging tak berbentuk. Tetapi ini tidaklah terjadi karena sel-sel tersebut membelah dan memperbanyak diri bukan tanpa pengawasan.

Profesor Cevat Babuna, mantan dekan Fakultas Kedokteran, Ginekologi dan Kebidanan, Universitas Istanbul, Turki, berkomentar:

“Bagaimana semua sel yang sama persis ini bergerak menuju tempat yang sama sekali berbeda, seolah-olah mereka secara mendadak menerima perintah dari suatu tempat, dan berusaha agar benar-benar terbentuk organ-organ yang sungguh berbeda? Hal ini jelas menunjukan bahwa sel yang identik ini, yang tidak mengetahui apa yang akan dikerjakan, yang memiliki genetika dan DNA yang sama, tiba-tiba menerima menerima perintah dari suatu tempat, sebagian membentuk otak, sebagian membentuk hati, dan sebagian yang lain membentuk organ yang lain lagi.”

Tahukah anda hal megejutkan dari sel, bahwa riibuan sel melakukan bunuh diri massal saat pembentukan tangan? Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri? Kematian ini memiliki tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel yang mati di sepanjang garis tertentu ini diperlukan untuk pembuatan jari-jemari tangan.Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, akibatnya celah-celah kosong terbentuk di daerah ini. Celah-celah kosong tersebut adalah celah di antara jari tangan dan kaki.

Sel-sel menjadi janin dalam proses pembentukan yang menakjubkan, kemudian memiliki segala kelengkapan organ-organnya, sesungguhnya tidaklah mengetahui apa-apa ketika ia masih dalam proses pembentukannya hingga ia dikeluarkan dari alam rahim.

Saat ini kita dapat mengetahui apapun dari penglihatan dan pendengaran, penglihatan dan pendengaran adalah nikmat besar yang Allah berikan kepada kita. Allah menerangkan hal ini dalam Al-Quran sebagaimana berikut:

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, agar kamu bersyukur.”(An-Nahl [16] : 78)

Ketika anda membaca proses lengkap terjadinya semua bagian anggota tubuh ini, anda akan merasakan kebesaran Allah SWT atas segala nikmatnya kepada kita, dan membuat kita malu apabila kita tidak mensyukuri nikmat-nikmatNya.

Yuk, Koleksi dan cari tahu fakta lainnyanya di buku Ensiklopedia Sains Islami!

 Sumber; Ensiklopedia Sains Islami Biologi 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih detail ...

Ngobrol di WhatsApp yuk!