April 24, 2018 Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Kisah Nabi Ya’Qub As dan Kemeja Kesembuhan

Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Bagaimana perasaan anda ketika harus kehilangan anak tersayang?

Ya, pasti semua orang tua akan merasa sedih. Hal itu pula yang dirasakan Nabiyallah Ya’Qub As, ketika kehilangan anak yang paling ia kasihi. Air mata Kesedihan pun membuatnya mengalami kebutaan dan terkena katarak. Namun aroma keringat yang tercium dari kemeja sang anak mampu menjadi obat. Ia kembali bisa melihat ….. Subhanallah!

Kemudian bagaimana kasih sayang Allah Swt, mempertemukan Nabi Ya’Qub dengan dengan kemeja kesembuhan yang dikerudungkan di wajahnya sehingga dia pun kembali bisa melihat.

Apakah benar bahwa kesedihan dapat membuat kebutaan dan katarak seperti kisah Nabi Ya’Qub As?

Hal ini lah yang menjadi titik awal seorang ilmuwan muslim, Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid yang membuktikan kebenaran Al-Quran dengan melakukan riset dan penelitian sampai akhirnya Allah Swt memberikan petunjuk dalam surah Yusuf [12] ayat 84 yang artinya:

”Dan dia (Ya’Qub) berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata, “Aduhai dukacitaku terhadap Yusuf.”  Dan kedua matanya menjadi putih karena sedih, dia diam menahan amarah (terhadap anak-anaknya).”

Menurut Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid banyak faktor yang dapat mengakibatkan kebutaan dan katarak, terkait dengan pertanyaan mengenai korelasi kesedihan dengan timbulnya katarak, ya..

Ya, Kesedihan (yang disertai tangisan mengeluarkan air mata) akan memicu lonjakan hormon adrenalin. Hal ini merupakan lawan insulin. Selanjutnya kesedihan yang sangat dalam atau kegembiraan yang sangat besar, akan menyebabkan peningkatan hormon adrenalin secara kontinu, sehingga pada gilirannya akan memicu peningkatan gula darah. Inilah salah satu penyebab kegelapan pada mata, di samping berlarut-larutnya kesedihan yang disertai dengan tangisan.

Apa gerangan yang terkandung dalam baju Nabi Yusuf sehingga Nabi Ya’Qub sembuh dan bisa melihat seperti semula?

Ternyata, Menurut Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid dalam baju dikerudungkan di wajahnya Nabi Ya’Qub mengandung keringat, sehingga ia menfokuskan penelitiannya pada kandungan yang ada pada keringat. Ternyata dalam penelitiannya ia menemukan ada salah satu unsur bolina, unsur inilah yang dapat menyembuhkan katarak.

Akhirnya ia berhasil menciptakan obat tetes mata untuk mengobati penyakit katarak. Ia pun telah berhasil mendapatkan hak paten internasional atas penemuannya tersebut. Pembuatan obat tetes mata ini diilhami dari ayat-ayat Al-Qur’an dalam surat Yusuf ayat 84 dan ayat 93-96.

Bagaimana keringat diteteskan ke mata?

Cara paling mudah adalah dengan berolahraga hingga banjir keringat. Otomatis keringat tersebut akan membasahi mata.

Bukankah anda sering merasakan jika berkeringat maka mata terasa pedih?? Itulah obat pencegah katarak yang sedang bekerja.

Sebagaimana kebesaran dan keagungan Al-Quran yang difirmankan Allah Swt dalam surat Al-Isra [17] ayat 82 yang artinya:

“Dan kami turunkan dari Al-Quran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

Allahuakbar, Sungguh besar mukjizat Al-Quran dari Allah SWT. Semoga Allah Swt membukakan cakrawala baru dan memberikan inspirasi bagi para peneliti untuk melakukan riset-riset lainnya. Aamiin

Yuk, Koleksi dan cari tahu fakta lainnyanya di buku Ensiklopedia Sains Islami!

 Sumber:  Ensiklopedia Sains Islami Medis 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *