May 30, 2018 Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Jati Diri dalam Pandangan Islam

Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Jati diri itu tentang tujuan akhir manusia menghadap Allah Swt. Sebab jati diri itu wajah batiniah kita. Wajah  ukhrawi kita. Seperti apakah wajah manusia di hari kiamat kelak masih manusiakah atau bebrbentuk binatang?

Karena umumnya manusia belum bisa melihat secara kasat mata. Mungkin nanti saat menghembuskan nafas yang terakhir, disitulah manusia akan terbelalak seperti di dalam firman Allah Swt:

 

لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ

 “Maka kami singkapkan tirai yang menutup matamu dan tiba-tiba matamu hari ini menjadi amat tajam” (Qaf [50]: 22)

Pada suatu hari Muadz bin Jabal duduk di dekat Nabi Saw di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. Muadz bertanya:

“Ya Rasul Allah, apa yang dimaksud dengan ayat: Pada hari ditiupkan sangkakala dan kalian datang dalam bergolong-golongan?” (QS. Al-Naba; 18)

Rasulullah Saw menjawab: “Hai Muadz, kamu telah bertanya tentang sesuatu yang sangat berat. Umatku akan dibangkitkan menjadi 10 golongan. Allah Swt memilah mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuk mereka. Sebagian mereka berbentuk monyet, sebagian lagi berbentuk babi, sebagian lagi berjalan terbalik dengan kaki di atas dan muka di bawah lalu diseret-seret, sebagian lagi buta merayap-merayap, sebagian lagi tuli-bisu tidak berpikir, sebagian lagi menjulurkan lidahnya yang mengeluarkan cairan yang menjijikkan semua orang, sebagian lagi mempunyai kaki dan tangan yang terpotong, sebagian lagi disalibkan pada tonggak-tonggak api, sebagian lagi punya bau yang lebih menyengat dari bangkai, sebagian lagi memakai jubah ketat yang mengoyak-koyakkan kulitnya.”

“Adapun orang yang berbentuk monyet adalah para penyebar fitnah yang memecah belah masyarakat. Yang berbentuk babi adalah pemakan harta haram (seperti korupsi). Yang kepalanya terbailk adalah pemakan riba. Yang buta adalah penguasa yang zalim. Yang tuli dan bisu adalah orang yang takjub dengan amalnya sendiri. Yang menjulurkan lidahnya dengan sangat menjijikkan adalah para ulama atau hakim yang perbuatannya bertentangan dengan omongannya. Yang dipotong kaki dan tangannya adalah orang yang menyakiti tetangga. Yang disalibkan pada tiang api adalah para pembisik penguasa yang menjelekkan manusia yang lain. Yang baunya lebih menyengat dari bangkai adalah orang yang pekerjaannya hanya mengejar kesenangan jasmaniah dan tidak membayarkan hak Allah dalam hartanya. Yang dicekik oleh pakaiannya sendiri adalah orang yang sombong dan takabur.”

Sehingga yang menentukan jati diri manusia sekarang dan juga nanti adalah amal-amal manusia selama di dunia.

 

Yuk, Koleksi dan cari tahu fakta lainnya di buku Ensiklopedia Sains Islami!

 

Sumber: Ensiklopedia Sains Islami, Sosiologi.

 

www.pustakapelangi.com
📧 cs.pustakapelangi@gmail.com
📱WA : 0813 3030 2767

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih detail ...

Ngobrol di WhatsApp yuk!