June 2, 2016

Buku Ku adalah Harta Ku

Hesti Weningtyas

Dua tahun yang lalu, foto ini sengaja saya simpan untuk jadi catatan saya. Hari ini, saya tiba-tiba terharu melihat foto ini. Melihat Fatih yang saat itu masih belum bisa berbicara dan anteng mendengarkan Fathan bercerita Halo Balita, rasanya mengingatkan saya untuk kembali menyuburkan semangat membaca, untuk saya dan anak-anak tentunya.

Semenjak menjadi book advisor, saya bertemu dengan orang-orang keren yang menginspirasi. Mereka punya spirit dan kemudian spirit itu juga yang kemudian menular ke saya. Layaknya virus, kami menyebarkan virus kami, virus cinta membaca.

Ah, bilang aja jualan buku!
Bukan,,terlalu sederhana kalau hanya sekedar jualan buku. Kalau hanya sekedar jualan, saya lebih memilih jualan barang lain, karena sepertinya akan jauh lebih menguntungkan jualan makanan, baju, atau kebutuhan primer lainnya ketimbang jualan buku yang belum tentu orang meliriknya.

Ah ya, tapi semangat ini rasanya ga berkurang apapun responnya. Semangat untuk menyebarkan kebaikan, semangat untuk mengajak keluarga-keluarga Indonesia suka baca dan haus ilmu, tak surut hanya karena tak ada respon layaknya jualan kacang goreng 😀. Melihat satu per satu bertambah keluarga yang cinta baca, bahagia rasanya, berharap masa depan anak-anak yang lebih cerah.

Hampir 3 tahun saya menjadi book advisor, dan keinginan saya tahun ini berharap muncul seribu keluarga baru yang sadar bahwa buku adalah investasi berharga buat anak dan mulai berinvestasi, Bukuku adalah hartaku.

‪#‎YukMembaca‬

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan pilih team kami ...

Ngobrol di WhatsApp yuk!