May 1, 2018 Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Awas! Bahaya Budaya Menjilat

Ensiklopedia Sains Islami | Pustaka Pelangi

Apakah anda ingin bekerja dengan nyaman dan berpenghasilan cukup di tempat kerja? Tetapi ada hal yang mesti diwaspadai di kantor atau tempat kerja, yaitu orang yang suka cari muka atau “Penjilat”.

Budaya menjilat bukan budaya seorang mukmin. Bahkan, Sebenarnya budaya ini lebih dekat pada karakter seorang munafik. Menjilat adalah salah satu bentuk kehinaan. Padahal, Islam dating menjunjung tinggi kemuliaan dan kehormatan manusia. Sedangkan penjilat berusaha menghinakan dirinya dan merobohkan harkat dan martabat kemanusiannya sendiri.

Sebuah riwayat mengatakan:

“Abdullah Ibn ‘Amar berkata: “Rasulullah Saw, melaknat pemberi dan penerima suap.” (Al-Tirmizdi)

Ali bin Abi Thalib pernah berpesan, “Memuji lebih dari yang seharusnya adalah penjilatan”. Karena itu hindari sejauh mungkin segala tindakan yang menjurus ke arah penjilatan.

Biasanya yang menjadi korban penjilat adalah mereka yang tergolong mapan dan superior, seperti atasan, pimpinan, pemegang kekuasaan, dan pengambil keputusan.

Bisa dikatakan Penjilat adalah bahaya laten yang mesti diwaspadai bahkan dideteksi secara dini sebelum orang-orang seperti ini merusak kenyamanan suasana kerja.

Apakah anda pernah menjadi korban dari ulah seorang penjlat?

Orang yang suka cari muka ini bisa dikatakan “bermuka seribu”. Dia bisa bermuka manis dan ramah terhadap banyak orang tetapi di sisi lain, dia akan membuat posisi seseorang menjadi jatuh, bodoh, terpuruk,  (dan seribu istilah lainnya di mata atasan anda).

Tentu kita perlu mendeteksi keberadaan penjilat ini, dengan cara mengetahui ciri-ciri orang yang gemar cari muka (carmuk).

Yuk cari tahu di Buku Ensiklopedia Sains Islami!

Sumber: Ensiklopedia Sains Islami, Sosiologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih detail ...

Ngobrol di WhatsApp yuk!