March 3, 2016 Agar Si Kecil Menjadi Anak Sabar

Agar Si Kecil Menjadi Anak Sabar

Gaya merengek anak Anda mungkin berbeda, tapi hampir semua batita ingin kemauannya dituruti saat itu juga. Sebenarnya ada alasan sederhana di balik perilaku ini. Anak seusia mereka belum mengerti konsep abstrak bernama waktu. Saat Anda meminta seorang anak berusia 2-3 tahun untuk menunggu lima menit, mereka tidak menangkap maknanya. Jelasnya, mereka menginginkannya seketika. Namun ini bukan berarti Anda harus mengorbankan segala sesuatu untuk memenuhi keinginan si kecil; jika demikian, dia tidak akan belajar menunggu.

Si kecil memang belum memahami makna menunggu dan bersabar, anak memang lahir dengan naluri impulsif yang selalu mau mendapatkan segera apa yang ia inginkan. Hal ini masih terbawa dari sejak ia lahir dimana bayi memang punya impulsifitas yang sangat tinggi. Sejalan denga bertambahnya usia si kecil maka kita harus mengajarkannya arti menunggu dan sabar.

Melatih kesabaran si kecil sangat diperlukan karena dapat mempengaruhi perkembangan pola pikir dan daya juangnya, sehingga saat dewasa dia tak terbiasa mengambil jalan pintas untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Ini dia beberapa cara mendidik anak usia dini yang bisa dipraktekkan agar anak lebih sabar.
1. Jadi panutan anak
Anda yang ingin anak memiliki sikap sabar, jadilah teladan baginya. Anak cenderung mengikuti perilaku orang di sekitarnya terutama orang tua. Jadi berhati-hatilah terhadap kata-kata, ucapan, juga bahasa tubuh yang Anda gunakan ketika harus menunggu sesuatu. Ubah kekesalan, mengumpat, ngomel ketika menghadapi kemacetan lalu lintas dengan bersikap santai.
2. Tunda keinginan anak
Umumnya anak akan merengek jika keinginannya tidak terpenuhi. Kalau begini jangan langsung memberikan apa yang dimintanya. Coba tunda keinginan anak untuk melatih kesabarannya. Teliti dulu apakah barang tersebut benar-benar disukai atau cuma sesaat. Menunda keinginan anak pun harus disertai alasan yang logis agar anak paham.
3. Ajarkan anak tentang makna sabar
Perkenalkan pada anak tentang kesabaran dan dampak positifnya. Memberikan dan mempraktikkannya adalah cara terbaik dalam membagi ilmu.
4. Beri petunjuk lama menunggu
Beri mereka petunjuk sampai kapan mereka harus menunggu. Salah satunya saat anak meminta sepeda, Anda bisa memberi tahunya bahwa sepeda akan dibelikan saat akhir pekan. Hindari jawaban yang tidak jelas yang membuat mereka bingung. Sebagai orang tua menepati janji kepada anak juga penting, karena anak-anak biasanya akan menagih janji. Jika Anda menepati janji, anak akan meniru apa yang Anda perbuat. Sedangkan jika Anda tidak menepati janji dan hanya membohongi mereka agar tidak rewel, maka lama-kelamaan anak akan menganggap tindakan yang Anda lakukan sebagai hal yang biasa dan mereka akan melakukan hal serupa pada orang lain. Anak Anda pun dapat tumbuh menjadi anak yang memiliki kepribadian yang tidak jujur.
5. Lakukan kegiatan selama menunggu
Ajak mereka beraktivitas selama masa menunggu. Alihkan perhatian mereka agar tidak frustrasi saat menunggu. Hal ini akan memperlihatkan apakah barang yang mereka ingin benar-benar dari hati atau sementara.
Mari kita latih anak-anak kita, agar mereka mempunyai kesabaran yang terlatih dan dibutuhkan untuk meningkatkan keuletan dan daya juang mereka nantinya. Sambil melatih si kecil kita juga sekaligus bisa menjadi contoh panutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mersin escort sitesi - mersin escort bayan - escort mersin - mersin escort - www.mersinbakliyat.com